Lemak merupakan salah satu zat yang dibutuhkan oleh tubuh dan menurut
ahli kesehatan tubuh memerlukan 20-30% lemak dari jumlah keseluruhan
makanan yang kita konsumsi.
Pandangan yang umum tentang lemak adalah sifatnya yang membahayakan
kesehatan. Namun, tidak selalu seperti itu. Lemak memang dapat
membahayakan tubuh jika dikonsumsi berlebihan. Tetapi, dalam jumlah
seimbang, lemak dapat memberikan manfaat penting bagi tubuh. Mari kita
simak manfaat lemak dalam ulasan berikut. 
Apa Manfaat Lemak Bagi Tubuh?
Jika dibandingkan dengan karbohidrat, lemak menghasilkan energi lebih besar jika dibandingkan dengan karbohidrat dan protein. Selain itu, lemak juga membantu dalam proses penyerapan vitamin agar tubuh tetap sehat.
Lemak juga memiliki fungsi dalam menyelimuti setiap sel saraf sehingga saraf dapat menghantarkan pesan dengan lebih cepat dan baik.
Tubuh juga menggunakan lemak untuk memproduksi berbagai hormon dalam tubuh misalnya seperti prostaglandin yang berperan dalam mengatur berbagai fungsi tubuh yang penting seperti tekanan darah, sistem saraf, denyut jantung, elastisitas pembuluh darah, dan pembekuan darah.
Lemak juga memiliki fungsi dalam menyelimuti setiap sel saraf sehingga saraf dapat menghantarkan pesan dengan lebih cepat dan baik.
Tubuh juga menggunakan lemak untuk memproduksi berbagai hormon dalam tubuh misalnya seperti prostaglandin yang berperan dalam mengatur berbagai fungsi tubuh yang penting seperti tekanan darah, sistem saraf, denyut jantung, elastisitas pembuluh darah, dan pembekuan darah.
Selain itu, lemak ternyata berperan penting dalam memelihara kulit,
rambut, dan berbagai organ penting dalam tubuh seperti ginjal, liver,
organ reproduksi, serta menjaga badan tetap hangat. Banyak organ vital
dalam tubuh seperti otak, ginjal, jantung, dan usus dilindungi oleh
lemak dengan fungsinya yang seperti bantalan agar terhindar dari luka,
cedera, dan menahan posisi organ pada tempatnya apabila terjadi
benturan.
PERBEDAAN LEMAK JENUH DAN TAK JENUH
Lemak Jenuh
Lemak jenuh sangat dikenal sebagai peningkat kolesterol LDL (kolesterol yang buruk). Lemak tak jenuh memiliki struktur kimia yang sepenuhnya dengan atom hidrogen dan tidak mengandung dua rantai ikatan antara atom-atom karbon. Asam lemak jenuh mempunyai rantai zig-zig yang dapat cocok satu sama lain, sehingga gaya tarik vanderwalls tinggi, sehingga biasanya berwujud padat
Lemak jenuh sangat sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya saja nugget dan sosis yang sangat sering kita temui di supermarket. Lemak jenuh lebih bersifat padat ketika berada di dalam suhu ruangan.
Contoh lain dari lemak jenuh adalah :
Lemak Jenuh
Lemak jenuh sangat dikenal sebagai peningkat kolesterol LDL (kolesterol yang buruk). Lemak tak jenuh memiliki struktur kimia yang sepenuhnya dengan atom hidrogen dan tidak mengandung dua rantai ikatan antara atom-atom karbon. Asam lemak jenuh mempunyai rantai zig-zig yang dapat cocok satu sama lain, sehingga gaya tarik vanderwalls tinggi, sehingga biasanya berwujud padat
Lemak jenuh sangat sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya saja nugget dan sosis yang sangat sering kita temui di supermarket. Lemak jenuh lebih bersifat padat ketika berada di dalam suhu ruangan.
Contoh lain dari lemak jenuh adalah :
Nama asam
|
Struktur
|
Sumber
|
Butirat
|
CH3(CH2)2CO2H
|
Lemak susu
|
Palmitat
|
CH3(CH2)14CO2H
|
Lemak hewani dan nabati
|
Stearat
|
CH3(CH2)16CO2H
|
Lemak hewani dan nabati
|
Lemak Tak Jenuh
Lemak tak jenuh juga dikatakan sebagai lemak yang baik untuk tubuh. Lemak tak jenuh berbentuk cair dalam suhu kamar dan mempunyai struktur ikatan kimia yang berisi dua rantai ikatan. adapun menurut penelitian, lemak tak jenuh sangat baik untuk menyehatkan jantung karena dapat menurunkan kolesterol LDL dan dapat meningkatkan HDL kolesterol ( kolesterol yang baik).
Adapun yang harus kita lakukan saat diet untuk menurunkan kolesterol adalah menghindari makanan yang banyak mengandung lemak jenuh tinggi.
Lemak tak jenuh terbagi atas :
1. Lemak tak jenuh tunggal, contohnya : minyak olive dan minyak canola.
2. Lemak tak jenuh ganda, contohnya : ikan salmon dan minyak zaitun.
Nama asam
|
Struktur
|
Sumber
|
Palmitoleat
|
CH3(CH2)5CH=CH(CH2)7CO2H
|
Lemak hewani dan nabati
|
Oleat
|
CH3(CH2)7CH=CH(CH2) 7CO2H
|
Lemak hewani dan nabati
|
Linoleat
|
CH3(CH2)4CH=CHCH2CH=CH(CH2)7CO2H
|
Minyak nabati
|
Linolenat
|
CH3CH2CH=CHCH2CH=CHCH2=CH (CH2) 7CO2H
|
Minyak biji rami
|
Rumus struktur dan rumus molekul asam lemak :
A. Rumus Struktur dan Tata Nama Lemak
Lemak adalah ester dari gliserol dengan asam-asam karboksilat suku tinggi. Asam penyusun lemak disebut asam lemak.
Asam lemak yang terdapat di alam adalah asam palmitat (C15H31COOH),
asam stearat (C17H35COOH), asam oleat (C17H33COOH), dan asam linoleat
(C17H29COOH). Pada lemak, satu molekul gliserol mengikat tiga molekul
asam lemak, oleh karena itu lemak adalah suatu trigliserida. Struktur umum molekul lemak seperti terlihat pada ilustrasi dibawah ini:
Pada rumus struktur lemak di atas, R1–COOH, R2–COOH, dan R3–COOH adalah molekul asam lemak yang terikat pada gliserol.
Nama lazim dari lemak adalah trigliserida. Penamaan lemak dimulai dengan kata gliseril yang diikuti oleh nama asam lemak. Contoh :
B. Sifat-Sifat Lemak
Sifat Fisika Lemak
a. Pada suhu kamar, lemak hewan pada umumnya berupa zat padat, sedangkan lemak dari tumbuhan berupa zat cair.
b. Lemak yang mempunyai titik lebur
tinggi mengandung asam lemak jenuh, sedangkan lemak yang mempunyai titik
lebur rendah mengandung asam lemak tak jenuh. Contoh: Tristearin (ester
gliserol dengan tiga molekul asam stearat) mempunyai titik lebur 71 °C,
sedangkan triolein (ester gliserol dengan tiga molekul asam oleat)
mempunyai titik lebur –17 °C.
c. Lemak yang mengandung asam lemak
rantai pendek larut dalam air, sedangkan lemak yang mengandung asam
lemak rantai panjang tidak larut dalam air.
d. Semua lemak larut dalam kloroform dan benzena. Alkohol panasmerupakan pelarut lemak yang baik.
Sifat Kimia Lemak
1. Esterifikasi
Proses esterifikasi bertujuan untuk merubah asam-asam lemak bebas
dari trigliserida, menjadi bentuk ester. Reaksi esterifikasi dapat
dilakukan melalui reaksi kimia yang disebut interifikasi serta penukaran
ester (transesterifikasi)
2. Hidrolisa
Dalam reaksi hidrolisis, lemak dan minyak akan diubah menjadi
asam-asam lemak bebas dan gliserol. Reaksi ini mengakibatkan kerusakan
lemak dan minyak. Hal ini terjadi disebabkan adanya sejumlah air dalam
lemak dan minyak tersebut.
3. Penyabunan
Reaksi ini dilakukan dengan penambahan sejumlah larutan basa kepada
trigliserida. Bila reaksi penyabunan telah selesai, maka lapisan air
yang mengandung gliserol dapat dipisahkan dengan cara penyulingan.
4. Hidrogenasi
Proses hidrogenasi bertujuan untuk menjernihkan ikatan dari rantai
karbon asam lemak atau minyak Setelah proses hidrogenasi selesai, minyak
didinginkan dan katalisator dipisahkan dengan disaring. Hasilnya adalah
minyak yang bersifat plastis atau keras, tergantung pada derajat
kejenuhan.
5. Pembentukan keton
Keton dihasilkan melalui penguraian dengan cara hidrolisa ester.
6. Oksidasi
Oksidasi dapat berlangsung bila terjadi kontak antara sejumlah
oksigen dengan lemak atau minyak. Terjadinya reaksi oksidasi ini akan
mengakibatkan bau tengik pada lemak atau minyak.
Gambar Struktur Asam Lemak
Dari
literatur yang pernah saya baca, minyak merupakan larutan jenuh dengan ikatan
tunggal yang apabila dimasukkan ke dalam lemari pendingin dengan suhu di bawah
0°C, setelah beberapa lama minyak
tersebut akan membeku. Apakah dengan perubahan wujud dari minyak tersebut dapat
disimpulkan bahwa lemak jenuh dapat menjadi lemak tak jenuh ?? apakah yang
sebenarnya terjadi pada minyak tersebut ?
Dan
saya pernah melihat di televisi bahwa adanya minyak yang tidak membeku ketika
berada pada suhu di bawah 0°C.
Apakah ada perbedaan ikatan dan struktur kimia antara kedua minyak tersebut ?
sumber :
http://www.deherba.com/apa-sebenarnya-lemak-itu.html
http://manfaat.org/tentang-lemak#.UHVZMaCbFrI
http://sehat.forum5.info/t16-perbedaan-lemak-jenuh-dan-tak-jenuh
http://barifbrave.wordpress.com/2009/10/02/penggolongan-lemak-berdasarkan-kejenuhan-lemak-jenuh-dan-lemak-tak-jenuh/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar